Indeks

Jajanan Viral Gen Z 2025: Lezat, Murah, dan Estetik!

  • Bagikan

Tahun 2025 menjadi saksi bagaimana selera generasi muda—khususnya Gen Z—mendefinisikan ulang dunia kuliner. Tak cukup hanya enak, makanan masa kini harus murah, mudah ditemukan, dan tentu saja… estetik! Di balik setiap foto makanan yang viral di TikTok dan Instagram, ada kisah tentang inovasi rasa, tampilan menggoda, dan harga yang bersahabat.

Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas ragam jajanan viral yang menjadi favorit Gen Z di tahun 2025, serta alasan mengapa tren ini begitu diminati di kalangan muda.


1. Estetika di Atas Segalanya

Berbeda dari generasi sebelumnya, Gen Z dikenal sebagai generasi yang visual-oriented. Mereka tidak hanya mencari cita rasa, tetapi juga visual appeal. Jajanan yang ditata indah dalam kemasan transparan, dihiasi topping warna-warni, dan diberi label lucu seperti Galaxy Float, Creamy Lava Boba, atau Sushi Donut, lebih cepat mencuri perhatian.

Di tahun 2025, tampilan makanan menjadi nilai jual utama. Banyak brand jajanan jalanan bahkan menyewa food stylist hanya untuk memastikan produk mereka “Instagram-ready.”


2. 10 Jajanan Viral yang Menggoda Selera

Berikut ini beberapa contoh jajanan viral 2025 yang sedang booming di kalangan Gen Z:

a. Boba Popcorn Caramel

Popcorn renyah dengan taburan saus karamel dan boba kenyal. Kombinasi manis dan tekstur yang unik membuatnya viral dalam semalam.

b. Croffle Pelangi

Croffle (croissant waffle) dengan warna pelangi dan isian krim keju. Disajikan di banyak booth dan food truck estetik.

c. Es Krim Kopi Garam Laut

Es krim lembut rasa kopi dengan taburan garam laut dan saus karamel asin. Kontras rasa yang tidak biasa tapi sukses bikin candu.

d. Rice Burger Kimbap

Burger dengan nasi sebagai “roti” dan isi daging panggang ala Korea. Unik, praktis, dan tentu saja cocok difoto.

e. Toast Telur Lava Mozarella

Roti panggang tebal dengan telur setengah matang dan keju mozarella lumer. Dimakan panas-panas, efek “lumer” sangat fotogenik!

f. Mi Pelangi Mini Bowl

Mi instan berwarna-warni dengan berbagai topping kekinian seperti crab stick, telur onsen, dan sambal matah.

g. Mochi Cube Coklat Matcha

Mochi berbentuk dadu dengan isian coklat atau matcha meleleh. Teksturnya lembut, manisnya pas.

h. Sate Dessert

Sate bukan lagi makanan berat. Versi dessert-nya terdiri dari buah, mochi, marshmallow disiram coklat leleh dan taburan kacang.

i. Frappe Bubble Tea

Minuman viral perpaduan frappe kopi dan bubble tea. Tersedia dalam ukuran jumbo yang cocok untuk konten mukbang.

j. Churros Stick Isi Klepon

Fusion antara makanan Spanyol dan Indonesia: churros digoreng dengan isian klepon, disajikan dengan saus kelapa.


3. Murah, Cepat, dan Accessible

Jajanan viral 2025 juga harus terjangkau. Harga di bawah Rp25.000 menjadi standar tidak tertulis untuk target pasar Gen Z, terutama pelajar dan mahasiswa. Banyak gerai memanfaatkan sistem pre-order lewat aplikasi makanan, sehingga penjual bisa menekan biaya produksi dan pelanggan tetap puas.

Selain itu, kemunculan food booth digital dan cloud kitchen semakin membuat makanan viral ini mudah diakses lewat platform seperti GoFood, GrabFood, atau bahkan TikTok Shop.


4. Pengaruh Media Sosial dan Influencer

Media sosial, khususnya TikTok, menjadi “kompas rasa” baru bagi Gen Z. Jajanan yang viral bukan karena promosi besar-besaran, melainkan karena ulasan dari food vlogger atau seleb TikTok dengan caption catchy seperti:

“Harus coba yang ini, meledak di mulut!”
“Rp15 ribu doang, tapi berasa makan di kafe Seoul.”

Influencer dengan jutaan pengikut bisa menaikkan penjualan satu produk hanya lewat satu video berdurasi 30 detik.


5. Potensi Bisnis Bagi Generasi Muda

Fenomena ini bukan hanya menggoyang lidah, tetapi juga membuka peluang bisnis besar. Banyak pelaku UMKM dari kalangan anak muda mulai memproduksi makanan yang secara khusus ditargetkan untuk Gen Z. Konsep “by Gen Z, for Gen Z” mendorong terciptanya inovasi kuliner yang segar, berani, dan sesuai tren.

Pelatihan UMKM digital yang digagas pemerintah dan startup kuliner seperti Hangry, Kopi Kenangan, hingga Mie Gacoan juga mempercepat adaptasi anak muda ke dunia bisnis makanan kekinian.


6. Tantangan: Keseimbangan Gizi & Kesadaran Lingkungan

Meski viral dan menggoda, jajanan ini sering mengandung gula tinggi, pewarna buatan, serta plastik sekali pakai. Banyak pihak mulai mendorong tren “green food” dan pengemasan ramah lingkungan agar popularitas kuliner Gen Z juga selaras dengan gaya hidup berkelanjutan.


Penutup

Jajanan viral Gen Z di tahun 2025 bukan hanya tentang rasa, tapi juga tentang pengalaman visual, harga terjangkau, dan kecepatan tren. Fenomena ini menggambarkan karakter khas Gen Z: kreatif, praktis, ekspresif, dan sangat dipengaruhi media sosial. Siapa sangka sepotong croffle pelangi bisa jadi awal sebuah bisnis besar atau tren nasional?

Jika kamu punya ide camilan yang estetik dan murah, 2025 adalah saat terbaik untuk memulai!

Jangan lupa baca artikel lainya : Menerapkan Gaya Hidup Digital Detox untuk Kesehatan Mental

  • Bagikan
Exit mobile version